Senin, 03 Desember 2012
Manfaat Cabai
Siapa yang tidak mengenal cabai. Hampir semua orang mengenal yang namanya cabai. biasanya para ibu-ibu rumah tangga menggunakan cabai sebagai bumbu dapur, dengan rasa yang pedas. Dibalik rasa cabai yang pedas tersimpan berbagai manfaat yang bermanfaat bagi tubuh manusia, salah satunya adalah untuk menurunkan berat badan. Baca selanjutnya dengan klik http://health.okezone.com/read/2012/11/30/484/725545/uniknya-manfaat-cabai
Minggu, 06 Mei 2012
Backup Semua Database
Ada
beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukan backup database di
MySQL. Berikut adalah artikel mengenai penggunaan MySQLDump.
Menggunakan MYSQLDUMP
mysqldump adalah utilitas client yang datang bersama distribusi MySQL. Aplikasi ini akan menghasilkan script SQL di console, sehingga bisa didump ke file melalui IO pipe.
Berikut adalah contoh-contoh penggunaan mysqldump untuk backup database :
-
Backup semua database - struktur dan data
mysqldump -uusername -ppassword -A
atau
mysqldump -uusername -ppassword --all-databases
atau jika output ke file melalui mekanisme pipe
mysqldump -uusername -ppassword -A > backup-all.sql
- Backup semua database - hanya struktur
mysqldump -uusername -ppassword -A -d
atau
mysqldump -uusername -ppassword --all-databases --no-data
atau jika output ke file melalui mekanisme pipe
mysqldump -uusername -ppassword --all-databases --no-data > backup-all.sql
Mengubah Nama dan Memodifikasi Field Tabel Database MySQL
Berikut ini akan saya beri sampel bagaimana cara memodifikasi atau
lebih tepatnya mengubah nama table beserta mengubah struktur field yang
ada dalam suatu table Database MySQL menggunakan Query SQL.
Misalkan anda mempunyai table bernama user dan field-fieldnya (no,
username, password, tgl_lahir), lebih jelasnya mempunya struktur seperti
di bawah:
1 | CREATE TABLE user( |
2 | no int(5), |
3 | username varchar(100), |
4 | tgl_lahir varchar(100) |
5 | password varchar(100) |
6 | ) |
Ketika database sudah jadi, bisa saja suatu saat anda mungkin saja
ingin mengubah Nama Tabel-nya atau ingin memodifikasi struktuf
field-fieldnya yang ada pada table. Nah pada tutorial ini saya akan coba
memberikan contoh cara melakukan modifikasi table dan field-field
menggunakan Query SQL yang diantaranya ialah
1. Mengubah Nama Table
2. Mengubah Nama Field
3. Menambah Field Baru
4. Membuat Primary Key
5. Mengubah tipe data Field
6. Mengubah property Field
7. Menghapus Primary Key
2. Mengubah Nama Field
3. Menambah Field Baru
4. Membuat Primary Key
5. Mengubah tipe data Field
6. Mengubah property Field
7. Menghapus Primary Key
Contoh:
1. Mengubah Nama Table
Table user menjadi pengguna
1. Mengubah Nama Table
Table user menjadi pengguna
1 | ALTER TABLE user RENAME TO pengguna; |
2. Mengubah Nama Field
Field username menjadi namauser
Field username menjadi namauser
1 | ALTER TABLE user CHANGE username namauser varchar(100); |
3. Menambah Field Baru
Field baru bernama alamat dengan tipe data varchar(100)
Field baru bernama alamat dengan tipe data varchar(100)
1 | ALTER TABLE user ADD alamat varchar(100); |
4. Membuat Primary Key
Field no di jadikan Primary Key
Field no di jadikan Primary Key
1 | ALTER TABLE user ADD PRIMARY KEY (no); |
Atau kedua Field no dan username akan dijadikan primary key
1 | ALTER TABLE user ADD PRIMARY KEY (no,username); |
5. Mengubah tipe data Filed
Field no dengan type data int(5) menjadi varchar(5)
Field no dengan type data int(5) menjadi varchar(5)
1 | ALTER TABLE user CHANGE no no varchar(5); |
6. Mengubah Property Field
Mengubah Property Field no agar tidak boleh kosong (NOT NULL)
Mengubah Property Field no agar tidak boleh kosong (NOT NULL)
1 | ALTER TABLE user CHANGE no no NOT NULL; |
Mengubah Property Field no agar boleh kosong (NULL)
1 | ALTER TABLE user CHANGE no no NULL; |
Mengubah Property Field tgl_lahir dari tipe data varchar(100) menjadi
DATE dan dari NULL (boleh kosong) menjadi NOT NULL (tidak boleh kosong)
1 | ALTER TABLE user CHANGE tgl_lahir tgl_lahir DATE NOT NULL; |
7. Menghapus Primary Key
Perlu anda ketahui bahwa untuk menghapus Primary Key pada Table tidak bisa di lakukan satu persatu.
Misalkan dua Field no dan username sebelumnya sudah diset menjadi primary key dan kemudian ingin agar Field username bukan lagi Primary Key.
Maka anda tidak bisa Menghapus Primary Key dari field username saja. tetapi harus menghapus keseluruhan Primary Key no dan username
Perlu anda ketahui bahwa untuk menghapus Primary Key pada Table tidak bisa di lakukan satu persatu.
Misalkan dua Field no dan username sebelumnya sudah diset menjadi primary key dan kemudian ingin agar Field username bukan lagi Primary Key.
Maka anda tidak bisa Menghapus Primary Key dari field username saja. tetapi harus menghapus keseluruhan Primary Key no dan username
1 | ALTER TABLE user DROP PRIMARY KEY; |
Sabtu, 05 Mei 2012
Copy atau Duplikasi Table Pada MySQL
Anda ingin melakukan "copy table" baik struktur maupun isinya dari satu database ke database lain ?
Tentu saja Anda bisa, ada dua perintah yang perlu dieksekusi yaitu :
- duplikasi struktur table dengan perintah "CREATE TABLE database_tujuan.table_tujuan LIKE database_asal.table_asal".
- populasi data dengan perintah "INSERT INTO database_tujuan.table_tujuan SELECT * FROM database_asal.table_asal".
Contoh Penggunaan :
Misalkan saat ini saya memiliki 2 database, yaitu database PHI_MINIMART dan database PHI_COPY. Saya ingin menduplikasi table ms_produk dari database PHI_MINIMART ke PHI_COPY.
Maka urutan eksekusi perintah yang saya lakukan adalah sebagai berikut :
CREATE TABLE olap.ms_produk LIKE oltp.ms_produk; -- digunakan untuk duplikasi struktur
INSERT INTO olap.ms_produk SELECT * FROM oltp.ms_produk; -- digunakan untuk populasi data sesuai sumber
INSERT INTO olap.ms_produk SELECT * FROM oltp.ms_produk; -- digunakan untuk populasi data sesuai sumber
Membuat Stored Procedure di MySQL
Stored procedure adalah salah satu objek routine yang
tersimpan pada database MySQL dan dapat digunakan untuk menggantikan
berbagai kumpulan perintah yang sering kita gunakan, seperti misalkan
sejumlah row ke table lain dengan filter tertentu.
Stored procedure sangat berguna ketika kita tidak ingin user
mengakses table secara langsung, atau dengan kata lain membatasi hak
akses user dan mencatat operasi yang dilakukan. Dengan demikian resiko
kebocoran dan kerusakan data dapat lebih diminalisir.
Pembuatan Stored Procedure
Kita dapat membuat trigger dengan perintah CREATE PROCEDURE. Berikut adalah syntax lengkapnya :
CREATE
[DEFINER = { user | CURRENT_USER }]
PROCEDURE sp_name (proc_parameter[,...])
[characteristic ...] routine_body
[DEFINER = { user | CURRENT_USER }]
PROCEDURE sp_name (proc_parameter[,...])
[characteristic ...] routine_body
Keterangan :
- sp_name : nama stored procedure.
- proc_parameter : parameter input / output dari stored procedure tersebut (opsional).
- characteristic : menjelaskan karakteristik dari stored procedure (COMMENT, LANGUAGE SQL, dan lain-lain).
- routine_body : kumpulan perintah pada stored procedure tersebut.
- Jika DEFINER dispesifikasikan maka kita memutuskan trigger tersebut dijalankan hanya oleh user tertentu (dalam format penulisan user@host). Jika tidak dispesifikasikan, maka user yang melakukan perubahan (CURRENT_USER) adalah pilihan default.
Contoh Penggunaan
Berikut adalah contoh pembuatan dan penggunaan stored procedure untuk menghapus data berdasarkan "kode produk" untuk tiga table yaitu table "ms_produk", "ms_harga_harian", dan "tr_penjualan".
- Buatlah
satu stored procedure dengan nama HapusProduk, dengan satu argumen
yaitu kode_produk_param bertipe teks (varchar) dengan perintah berikut :DELIMITER |
CREATE PROCEDURE HapusProduk(IN kode_produk_param VARCHAR(12))
BEGIN
DELETE FROM ms_produk WHERE kode_produk = kode_produk_param;
DELETE FROM ms_harga_harian WHERE kode_produk = kode_produk_param;
DELETE FROM tr_penjualan WHERE kode_produk = kode_produk_param;
END;
|
DELIMITER ; - Setelah selesai dieksekusi, pastikan stored procedure tersebut sudah terbentuk di database kita.
- Sebelum
kita mengeksekusi stored procedure tersebut. Kita coba lihat hasil
query untuk produk "PROD-0000002" untuk ketiga table yang disebutkan di
atas. Ini untuk memastikan adanya row untuk produk tersebut.
Add caption - Sekarang
coba panggil stored procedure HapusProduk dengan
parameter "PROD-0000002" dan tunggu beberapa saat sampai eksekusi
selesai.CALL HapusProduk('PROD-0000002');
- Coba
lakukan kembali perintah pada point no. 3 dan terlihat bahwa sudah
tidak terdapat data untuk produk "PROD-0000002" pada ketiga table
tersebut.
- Selesai
Cara Replikasi Database Di MySQL
Definisi :
Replication Database adalah suatu fitur teknologi pada dunia pemrograman database yang memungkinkan suatu database untuk mereplikasi atau mengopy datanya ke database lain secara otomatis. Secara sederhana replikasi database adalah proses automatik perintah dari database satu ke database lain yang tentunya terhubung dalam jaringan.
Replication Database adalah suatu fitur teknologi pada dunia pemrograman database yang memungkinkan suatu database untuk mereplikasi atau mengopy datanya ke database lain secara otomatis. Secara sederhana replikasi database adalah proses automatik perintah dari database satu ke database lain yang tentunya terhubung dalam jaringan.
Kegunaan :
Kegunaan dari proses replikasi ini adalah bila suatu database satu mengalami kerusakan maka secara otomatis semua data yang telah disimpan pada database satu dapat dilihat kembali di database lain. Kalau pada pembahasan diatas yaitu Proses Backup dan Restore agak kurang praktis, maka konsep inilah solusi keefektifan dalam menjawab kekurangpraktisan kedua proses diatas. Konsep ini merupakan konsep teknologi yang unik, karena secara otomatis segala perintah yang ada pada database satu akan tersimpan pada database lain sehingga bila kehilangan data pada database satu, database masih tersimpan rapih di database lain.
Kegunaan dari proses replikasi ini adalah bila suatu database satu mengalami kerusakan maka secara otomatis semua data yang telah disimpan pada database satu dapat dilihat kembali di database lain. Kalau pada pembahasan diatas yaitu Proses Backup dan Restore agak kurang praktis, maka konsep inilah solusi keefektifan dalam menjawab kekurangpraktisan kedua proses diatas. Konsep ini merupakan konsep teknologi yang unik, karena secara otomatis segala perintah yang ada pada database satu akan tersimpan pada database lain sehingga bila kehilangan data pada database satu, database masih tersimpan rapih di database lain.
Praktik Proses Replikasi :
Praktik proses replikasi database ini saya lakukan dengan database MySQL. Pada MySQL sendiri sudah mendukung konsep teknologi Replikasi namun tidak secara default langsung terseting untuk melakukan proses replikasi. Kita mesti menyeting terlebih dahulu agar bisa melakukan proses ini.
Praktik proses replikasi database ini saya lakukan dengan database MySQL. Pada MySQL sendiri sudah mendukung konsep teknologi Replikasi namun tidak secara default langsung terseting untuk melakukan proses replikasi. Kita mesti menyeting terlebih dahulu agar bisa melakukan proses ini.
Satu hal yang penting saat penyetingan proses Replikasi adalah sudah
ada 2 komputer yang terkoneksi / terhubung dan 2 komputer tersebut sudah
ter-install MySQL sebagai proses kegiatan database.
Dalam proses replikasi database dikenal 2 server database atau 2
MySQL pada komputer yaitu sebagai Master server dan Slave server. Master
server adalah server yang biasa dipergunakan untuk melakukan kegiatan
managing database. Sedangkan Slave Server adalah database yang bertindak
sebagai pencatat sekaligus pereplikasi / pengopian data setiap
melakukan kegiatan managing database pada Master Server. Slave Server
memiliki alamat IP 192.168.1.1 sedangkan alamat Master Server memiliki
alamat IP 192.168.1.2
Sebelum itu pula kita mesti membuat user pada Server Slave yang dapat
diakses oleh siapapun dalam jaringan manapun. Disini kami membuat user
dengan nama tamu dan password tamu serta user tamu ini memiliki akses
GRANT ALL pada semua database.

[ gambar 1 ]
[ gambar 1 ]
Bila sudah, mari kita mulai menyeting konfigurasinya :
Pada Komputer Master Server :
Pada komputer Master Server cari file my.ini, biasanya selalu ada pada installan MySQL kita. Kalau pada komputer kami berada pada path C:\Program Files\MySQL\MySQL Server
5.1\my.ini. Bila sudah ditemukan, coba buka dengan notepad, lalu lihat konfigurasinya.
Pada komputer Master Server cari file my.ini, biasanya selalu ada pada installan MySQL kita. Kalau pada komputer kami berada pada path C:\Program Files\MySQL\MySQL Server
5.1\my.ini. Bila sudah ditemukan, coba buka dengan notepad, lalu lihat konfigurasinya.
Lalu ketikan dibawah [mysqld] dengan :
log
log-bin=mysql-log.bin
binlog-do-db=nama_database_replication
server-id=1
Lengkapnya bisa dilihat gambar dibawah ini :
Pada gambar diatas, dataku adalah nama database yang akan
dipergunakan untuk proses replikasi, database yang akan secara otomatis
disimpan pada Slave Server. Bila sudah, simpan perubahan tersebut, lalu
restart service mysql dengan cara mematikan dan menghidupkan lagi
servicenya.
Bila sudah, masuk ke konsol mysql dengan user root lalu buat user
yang akan melakukan proses replikasi. Caranya dengan mengetikan perintah
ini :
mysql> grant replication slave on *.* to ‘tamu’@’192.168.1.1’ identified by ‘tamu’;
Bila sudah refresh perubahan user baru dengan perintah :
mysql> flush privileges
Bila sudah merefress, coba lihat status Master dengan cara mengetikan perintah ini :
Pada gambar, terdapat file log yang berisi perintah-perintah Master
Server disimpan, posisi Master Server dan Database yang di replikasi.
Sampai sini, sekarang kita setting di Slave Server.
Pada Komputer Slave Server :
Cari file my.ini pada Komputer Slave Server. Sama seperti pada komputer Master Server, file my.ini saya berada pada path C:\Program Files\MySQL\MySQL Server 5.1\my.ini. Bila sudah buka dengan notepad lalu tambahkan dibawah [mysqld] beberapa setingan dibawah ini :
server-id=2
master-host=IP-MASTER SERVER
master-user=user_slave
master-password=passwd_slave
master-connect=60
replicate-do-db=nama_database_replication
Yang terpenting adalah samakan nama database replikasinya dengan
setingan pada Master Server dan server-id mesti berbeda valuenya dengan
server-id pada setingan di Master Server.
Sesuaikan juga user_slave_server dan passwordnya yang telah kita buat pada langkah diatas.
Lengkapnya bisa dilihat disetingan kami pada gambar dibawah ini:
Bila sudah simpan perubahan pada file my.ini, lalu lakukan restart service mysqlnya seperti pada gambar 2.
sumber : http://terusbelajar.wordpress.com/2010/03/04/cara-replikasi-database-di-mysql/
sumber : http://terusbelajar.wordpress.com/2010/03/04/cara-replikasi-database-di-mysql/
MySQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License
(GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk
kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius.
Keistimewaan MySQL
MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain :
- Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
- Perangkat lunak sumber terbuka. MySQL didistribusikan sebagai perangkat lunak sumber terbuka, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis.
- Multi-user. MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
- 'Performance tuning', MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
- Ragam tipe data. MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
- Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
- Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
- Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
- Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
- Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
- Antar Muka. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
- Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool)yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
- Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.
Penggunaan
MySQL sangat populer dalam aplikasi web seperti MediaWiki (perangkat lunak yang dipakai Wikipedia dan proyek-proyek sejenis) dan PHP-Nuke dan berfungsi sebagai komponen basis data dalam LAMP. Popularitas sebagai aplikasi web dikarenakan kedekatannya dengan popularitas PHP, sehingga seringkali disebut sebagai Dynamic Duo. Text dicoret{{}}
Administrasi
Untuk melakukan administrasi dalam basis data MySQL, dapat menggunakan modul yang sudah termasuk yaitu command-line (perintah:
mysql dan mysqladmin). Juga dapat diunduh dari situs MySQL yaitu sebuah modul berbasis grafik (GUI): MySQL Administrator dan MySQL Query Browser.
Selain itu terdapat juga sebuah perangkat lunak gratis untuk
administrasi basis data MySQL berbasis web yang sangat populer yaitu phpMyAdmin.
Untuk perangkat lunak untuk administrasi basis data MySQL yang dijual
secara komersial antara lain: MySQL front, Navicat dan EMS SQL Manager
for MySQL.
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/MySQL
Langganan:
Postingan (Atom)
